Ingin tahu cara memilih rumah secondary yang tepat? rumah secondary bisa menjadi solusi untuk memiliki tempat tinggal sendiri atau bagi keluarga. Pastikan hunian yang dipilih memiliki kualitas baik dan tidak merugikan. Jika Anda berminat membeli rumah secondary, ikuti langkah-langkah berikut ini.
Kualitas beton merupakan faktor krusial yang menentukan kekuatan dan keawetan sebuah rumah. Untuk memeriksanya, Anda dapat mengetuk dinding guna mendeteksi adanya rongga atau penggunaan kayu lapis di dalamnya. Beberapa developer rumah terkadang menggunakan dinding kayu tipis untuk meningkatkan kekuatan struktur material.
Saat membeli rumah, tentu kamu berharap dapat menghuni rumah tersebut dengan nyaman. Pastikan untuk memeriksa bagian-bagian penting seperti atap, pondasi, kusen, dan jendela.
Selain berfungsi sebagai elemen estetika, atap juga melindungi penghuni rumah serta bagian interior dan eksterior bangunan. Oleh karena itu, pastikan atap rumah bekas dalam kondisi baik, tidak rusak, dan tidak ada bagian yang hilang.
Memeriksa pondasi sangat penting saat membeli rumah second. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah kekuatan rumah masih baik atau sudah mulai berkurang.
Pastikan kusen pada rumah secondary yang ingin dibeli bebas dari rayap dan serangga. Dengan demikian, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki kusen yang telah rusak.
Jendela memiliki peran penting sebagai ventilasi udara. Oleh karena itu, pastikan jendela dapat dibuka dan ditutup dengan mudah serta berfungsi dengan baik.
Pastikan lantai rumah memiliki kualitas baik dan tidak mengalami masalah. Rumah yang dibangun dengan baik umumnya memiliki lantai yang rata. Jika lantai tampak miring, kendur, atau menonjol, kemungkinan terdapat masalah pada pondasi. Hal ini bisa disebabkan oleh lempengan beton yang tidak rata atau retaknya balok bangunan akibat kesalahan dalam pencampuran beton.